Lewati ke kontenSkip to content

Analisis Kesenjangan sebelum Menulis Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan

Bandingkan ketentuan saat ini, pengungkapan sebelumnya, kondisi tahun berjalan, dan bukti yang tersedia sebelum mulai menulis.

OlehPakRPPTerbit

Cara termudah memulai laporan adalah membuka laporan tahun lalu, menyalin strukturnya, lalu mengganti angka.

Cara itu juga mudah membawa masalah lama ke tahun baru.

Analisis kesenjangan membantu tim mengetahui apa yang berubah sebelum penulisan dimulai.

Bandingkan ketentuan saat ini, pengungkapan tahun sebelumnya, kondisi tahun berjalan, bukti yang tersedia, serta kebutuhan Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan.

Kesenjangan muncul ketika hubungan di antara titik-titik itu belum lengkap.

Jenis kesenjanganPertanyaan sederhana
KetentuanApa yang diwajibkan atau dijadikan acuan sekarang?
InformasiApakah jawabannya sudah tersedia?
BuktiApakah ada sumber yang dapat diperiksa?
Tanggung jawabSiapa yang dapat menjelaskan dan bertanggung jawab atas informasinya?
NarasiApakah data sudah dijelaskan dengan konteks yang cukup?
Lintas laporanApakah informasi yang sama konsisten di dua laporan?

Tanyakan:

  • sumber ketentuannya apa;
  • apakah masih berlaku;
  • apakah ada perubahan;
  • apakah ketentuan itu berlaku untuk organisasi;
  • apakah standar sukarela tertentu juga dipakai.

Daftar tahun lalu berguna sebagai acuan, tetapi harus diperiksa kembali.

Kadang tim tahu informasi apa yang dibutuhkan, tetapi jawabannya belum tersedia.

Contohnya:

  • target belum disetujui;
  • data dari satu unit belum terkumpul;
  • keputusan tata kelola belum dibuat;
  • metrik belum selesai dihitung.

Ini bukan masalah penulisan. Ini masalah informasi yang belum tersedia.

Orang dapat mengetahui jawabannya, tetapi belum mempunyai sumber yang dapat diperiksa.

Contohnya:

“program ini sudah dijalankan.”

Pertanyaan berikutnya: apa buktinya? Kebijakan, catatan rapat, data sistem, laporan hasil, atau dokumen lain?

Informasi dan bukti perlu dibedakan.

Ada kebutuhan informasi, tetapi tidak jelas siapa yang bertanggung jawab.

Jangan menyelesaikan masalah ini dengan menunjuk orang yang paling cepat membalas.

Tentukan fungsi yang memang memahami dan dapat menjelaskan informasi tersebut.

Siapa Pemilik Data Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan? membahas prinsip ini lebih rinci.

Data dan bukti dapat tersedia, tetapi penjelasannya masih lemah.

Misalnya:

  • angka disebut tanpa konteks;
  • perubahan besar tidak dijelaskan;
  • target dan realisasi tidak dibandingkan;
  • pernyataan pimpinan terlalu umum;
  • klaim keberlanjutan lebih kuat daripada bukti yang tersedia.

Ini baru masalah penulisan.

Informasi yang sama dapat muncul di dua laporan.

Periksa apakah:

  • angkanya sama;
  • periodenya sama;
  • definisinya sama;
  • perubahan terbaru sudah masuk ke keduanya;
  • istilah dua bahasa konsisten.

Hasil analisis harus menjadi pekerjaan nyata

Section titled “Hasil analisis harus menjadi pekerjaan nyata”

Jangan berhenti pada presentasi.

Buat daftar sederhana:

kesenjangan
→ tindakan
→ penanggung jawab
→ bukti yang dibutuhkan
→ laporan yang terdampak
→ tenggat
→ status

Dengan begitu, analisis kesenjangan benar-benar membantu alur kerja.

Analisis ini bukan audit, asurans, pendapat hukum, atau penilaian regulator. Ia adalah alat persiapan agar tim mulai menulis dengan mengetahui apa yang masih kurang.