Lewati ke kontenSkip to content

Kenapa Laporan Keuangan Auditan Menjadi Ketergantungan Penting dalam Pelaporan Tahunan

Cara mengelola dampak angka akhir tanpa menunggu seluruh laporan baru mulai dikerjakan.

OlehPakRPPTerbit

Bayangkan laporan sudah hampir selesai. Lalu satu angka dalam laporan keuangan auditan berubah. Angkanya hanya satu, tetapi dampaknya muncul di tabel, grafik, rasio, pembahasan kinerja, terjemahan, dan mungkin juga Laporan Keberlanjutan.

Itulah sebabnya laporan keuangan auditan sering menjadi ketergantungan penting dalam pelaporan tahunan.

Namun ini tidak berarti seluruh pekerjaan harus menunggu audit selesai.

Mulai lebih awal, tetapi tandai data yang belum akhir

Section titled “Mulai lebih awal, tetapi tandai data yang belum akhir”

Banyak bagian laporan dapat dikerjakan sebelum angka audit benar-benar akhir.

Contohnya:

  • struktur laporan;
  • pemetaan ketentuan;
  • wawancara;
  • informasi tata kelola;
  • data tenaga kerja;
  • draf beberapa bagian operasional;
  • desain awal.

Yang penting, data yang masih sementara diberi status yang jelas.

Jangan menyebut angka “akhir” jika masih dapat berubah.

Masalah terbesar bukan mengganti satu angka.

Masalahnya adalah mencari semua tempat yang bergantung pada angka tersebut.

Contoh:

angka laba berubah
→ tabel keuangan
→ rasio
→ grafik
→ pembahasan kinerja
→ pesan pimpinan
→ terjemahan

Jika Laporan Keberlanjutan memakai angka ekonomi yang sama, dampaknya juga perlu diperiksa di sana.

Karena itu, tim sebaiknya mempunyai peta sederhana tentang di mana sebuah informasi digunakan.

Ruang Bukti Pelaporan: Menghubungkan Klaim, Data, dan Sumber membantu membuat hubungan tersebut dapat ditelusuri.

Ketika angka berubah, pertanyaan berikutnya bukan hanya “sudah diganti belum?”

Tanyakan juga:

  • versi bahasa Indonesia sudah berubah?
  • versi bahasa Inggris sudah berubah?
  • grafik sudah berubah?
  • catatan kaki sudah berubah?
  • bagian lain yang mengutip angka itu sudah berubah?
  • persetujuan perlu diulang?

Ini alasan pengendalian versi sangat penting mendekati akhir proyek.

Bagian yang sudah disetujui tidak selalu boleh dianggap tertutup selamanya.

Jika perubahan baru cukup penting untuk mengubah fakta atau makna, bagian tersebut mungkin perlu ditelaah dan disetujui lagi.

Kenapa Persetujuan Akhir Harus Dipisahkan dari Penyuntingan menjelaskan mengapa persetujuan harus terikat pada versi tertentu, bukan sekadar pada ingatan bahwa “bagian ini sudah pernah dicek”.

Laporan keuangan auditan adalah ketergantungan penting, tetapi tidak berarti ia selalu menjadi satu-satunya pekerjaan yang menentukan seluruh jadwal.

Laporan Keberlanjutan, misalnya, mempunyai banyak informasi yang tidak bergantung langsung pada angka audit.

Karena itu istilah yang lebih aman adalah ketergantungan penting, bukan menganggap laporan keuangan auditan selalu menjadi jalur kritis universal.

Sebelum angka audit akhir, tandai:

  • mana yang masih sementara;
  • siapa penanggung jawabnya;
  • bagian mana yang menggunakannya;
  • perubahan apa yang perlu dipantau.

Setelah angka akhir tersedia:

  1. bandingkan dengan versi sebelumnya;
  2. identifikasi perubahan;
  3. cari semua bagian yang terdampak;
  4. perbarui;
  5. ulangi pemeriksaan mutu yang diperlukan;
  6. ulangi persetujuan jika perubahan cukup penting.

Dengan cara ini, perusahaan tidak harus memilih antara “menunggu semuanya” dan “menerbitkan angka yang belum terkendali”.